Text
Kekuasaan sebagai Wakaf Politik: Manajemen Yogyakarta Kota Multikultur
Salah satu sumbangan terbesar dan terpenting dari pengalaman multikultur saya sejak masa kanak-kanak hingga dewasa, baik terhadap gaya kepemimpinan maupun spiritualitas yang mengilhami kepemimpinan saya di kota ini, nampak dalam cara memandang dan memperlakukan kekuasaan. Sejak terpilih sebagai Walikota Yogyakarta, ada tiga prinsip utama yang saya pegang sebagai pedoman pengambilan keputusan dalam kebijakan publik saya, yakni hakekat kekuasaan, etika komunikasi politik, dan dimensi keadilan. Ketiga hal itu dapat saya sebut sebagai prinsip etika kepemimpinan. (Herry Zudianto - Walikota Yogyakarta)
Manajerial adalah kata pokok dalam dekade terakhir ini untuk Negara Indonesia. Indonesia butuh manajerial yang kokoh, tegas, tetapi tetap humanis. Indonesia akan menjadi negara gagal apabila tidak ada pembenahan manajerial. Mulai dari hutan, pangan, tanah, kekuasaan, finansial, hingga air dan tata ruang telah carut marut. Semua tersebut di atas adalah unsur-unsur kehidupan kota. Herry Zudianto selaku walikota telah memulai manajerial kota dengan tegas dan kokoh lewat wakaf politiknya. (Gutomo Priyatmono - Direktur IMPULSE)
B01737 | B-Politik KE HE | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain