Panglima Itam

Library of NasDem

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Etika Kebahagiaan: Fondasi Filosofis Etika Thomas Aquinas

Text

Etika Kebahagiaan: Fondasi Filosofis Etika Thomas Aquinas

Dr. Simplesius Sandus, CSE - Nama Orang;

Thomas Aquinas (1224/1225-1274) menjadi salah satu pemikir terdepan yang menggagas pemikiran etika di Eropa. Meskipun pemikiran etikanya menjadi salah satu aliran di antara aliran-aliran etika yang lain, namun hal itu tidak mengurangi kontribusinya. Kontribusi pemikirannya terserap dalam gagasan etika Kristiani hingga dewasa ini. Bagi Thomas Aquinas, setiap tindakan manusia memiliki sasaran atau akhir (telos). Akhir itu adalah kebaikan dan kebaikan adalah itu yang semua orang inginkan. Manusia selalu ingin bertindak baik; tidak mungkin sebaliknya (jahat). Kalau manusia bertindak melawan kebaikan, dia sudah berada di luar koridor pemikiran etis Aquinasian dan manusia normal pada umumnya. Dengan demikian, dalam skema pemikiran Thomas, kejahatan – apa pun bentuknya – selalu merupakan suatu contra etika dan moralitas dan lebih lagi contra humanitas. Bagi Thomas, kebaikan terbaik adalah kebahagiaan. Sama seperti kebaikan diinginkan oleh semua, demikian juga halnya dengan kebahagiaan. Seorang pun tidak dapat mengekslusikan diri dari kebahagiaan. Namun ada banyak penafsiran tentang kebahagiaan. Bagi Thomas kebahagiaan bukan pada kekayaan, kehormatan, ketenaran atau kemuliaan, kekuasaan, kebaikan jasmani dan kenikmatan. Lalu di manakah kebahagiaan? Buku ini berusaha menjawab eksistensi kebahagiaan menurut pemikiran filsafat etika Thomas Aquinas. Thomas menggabungkan dalam elaborasinya tentang kebahagiaan suatu tradisi yang sangat panjang dan kaya: Platonisme, Aritotelianisme dan Kristianisme. Konsep etika kebahagiaan Thomas akan menghentakkan pembacanya, juga untuk kita zaman sekarang mengenai apa yang mustinya kita lakukan untuk meraih kebahagiaan tersebut. Bisa jadi pemikiran Thomas akan sangat berbeda dengan pemikiran manusia zaman modern, namun ia telah menyampaikan kebenaran mendasar. Filsafat harus selalu menghentakkan, menggetarkan bahkan mendiskreditkan cara berpikir biasa.


Ketersediaan
B01758B-Pendidikan & Kemanusiaan ET SITersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
B-Pendidikan & Kemanusiaan ET SI
Penerbit
Yogyakarta : Penerbit PT Kanisius., 2021
Deskripsi Fisik
578 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-32-6764-1
Klasifikasi
B-Pendidikan & Kemanusiaan
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan 2
Subjek
Buku Pendidikan & Kemanusiaan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Dr. Simplesius Sandus, CSE
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar



Klasifikasi Koleksi Buku Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Buku Digital Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Video Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan
  • Pidato Surya Paloh

Pencarian Spesifik