Panglima Itam

Library of NasDem

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pidato Surya Paloh di Kongres II Partai Nasdem

Multimedia

Pidato Surya Paloh di Kongres II Partai Nasdem

Metro TV - Nama Orang;

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan pidato dalam pembukaan Kongres II sekaligus merupakan HUT ke-8 Partai NasDem di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat 8 November 2019.

Surya Paloh menyindir partai-partai yang memiliki sinisme dan kecurigaan terhadap partainya karena bersafari ke partai di luar koalisi seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menurut Surya Paloh, partai-partai yang sinis itu tidak berkarakter Pancasila dan tidak pantas mengaku pancasilais.

"Ngakunya partai nasionalis, pancasilais. Buktikan aja. Jangan ngaku pancasilais kalau masih sinis, melakukan propaganda kosong, sudah pasti bukan pancasilais itu," ujar Surya Paloh.

Menurut Surya Paloh, partai yang pancasilais adalah partai yang bisa bersikap rendah hati dan merangkul teman.

"Salam teman. Tawarkan pikiran-pikiran bersama teman. Jangan musuhi teman. Ah, itu baru ini namanya mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Kalau tidak dijalankan, yang paling menangis adalah proklamator bangsa ini," kata Surya.

Surya Paloh meminta partai-partai lebih dewasa dan tak saling curiga ketika ada partai koalisi pendukung pemerintah yang menjalin komunikasi dengan oposisi, seperti yang dilakukan NasDem dan PKS.

"Kami berkunjung ke kawan pun dicurigai, ini bangsa model apa? Rangkulan pun dimaknai tafsir kecurigaan. Kita mengaku demokratis, tapi begitu ortodoks dan konservatif," ujarnya.

Menurut Surya, fenomena ini menimbulkan paradoks dan membuat bangsa Indonesia melangkah ke belakang.

"Bangsa ini sudah capek dengan segala intrik yang mengundang sinisme, kecurigaan satu sama lain. Tingkat diskursus politik yang paling picik di negeri ini, rangkulan dimaknai dengan berbagai macam tafsir dan kecurigaan," katanya.

3. Surya Paloh mengatakan ada partai yang menyatakan setia mendampingi Presiden Joko Widodo. Namun menurutnya, ucapan itu mesti dibuktikan lewat perbuatan.

"Karena apa? Karena nanti (jika) ada ujian berat yang dijalani Bapak Presiden, jangan-jangan hanya tinggal NasDem yang bersama Bapak Presiden," kata Surya.

Dia mengatakan, NasDem harus membuktikan komitmen untuk mengawal pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin hingga sukses mencapai tujuan. Namun, dia menegaskan keberadaan NasDem di koalisi bukan menutup sikap kritis. Dia menyebut NasDem tidak hanya melayani kepentingan partai koalisi.

"Kalau kita mau, memperoleh kursi yang lebih tinggi lagi maka diperlukan konsistensi ucapan dan perbuatan. Diperlukan komitmen kesetiaan yang mengikat, bukan hanya janji sembarang janji. Kami bangga berada di NasDem. Kami bangga memiliki NasDem. Tapi kita harus lebih berbangga lagi menjadi rakyat dan warga negara Indonesia. Itu lah manifesto kita. Jadi bukan dasar NasDem partai pengusung pemerintah kemudian hanya memikirkan kepentingan koalisi," ujarnya.

Surya Paloh menegaskan, Partai NasDem akan menjalankan komunikasi politik yang cair dengan berbagai pihak. Baik dengan Partai Politik dalam koalisi pemerintahan, maupun di luar pemerintahan.

"Komunikasi politik yang dijalankan oleh NasDem begitu cair, baik partai yang ada di dalam pemerintahatau di luar pemerintahan. NasDem amat bisa memahami tekad dan semangat kita sebagai institusi parpol," ujarnya.

Menurut dia, partai politik berperan strategis dalam kehidupan sistem demokrasi di Indonesia, khususnya untuk melakukan proses pendidikan politik berkelanjutan.

"Itulah kewajiban bagi parpol untuk mengedepankan nasional interest, kepentingan bangsa di atas kepentingan partai ini sendiri. Tidak ada rasanya kita dengan rasa gegap gempita kalau hanya memikirkan institusi parpol itu sendiri. NasDem bukan tipe parpol seperti itu," kata Surya Paloh.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
Pidato Surya Paloh
No. Panggil
V-Pidato SP
Penerbit
Jakata : Metro TV., 2019
Deskripsi Fisik
00:11:43:00
Bahasa
ISBN/ISSN
MTV_9421833
Klasifikasi
V-Pidato SP
Tipe Isi
-
Tipe Media
video
Tipe Pembawa
other (video)
Edisi
Special Report
Subjek
Video Politik
Video Pidato Surya Paloh
Info Detail Spesifik
11/11/2019
Pernyataan Tanggungjawab
Metro TV
Versi lain/terkait
JudulEdisiBahasa
5 Tahun Partai Nasdem Restorasi Tiada HentiSpecial Report
Sang Ideolog : Surya Paloh Matahari Restorasiid
Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar



Klasifikasi Koleksi Buku Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Buku Digital Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Video Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan
  • Pidato Surya Paloh

Pencarian Spesifik