Text
Politik Islam: Sejarah dan Pemikiran
Umat Islam wajib menyibukkan diri dalam menggeluti masalah-masalah politik regional maupun internasional sehingga paham akan fakta politik yang sedang terjadi dan mampu mengambil sikap berdasarkan mabda Islam untuk memelihara kepentingan umat dan daulah, baik di dalam maupun di luar negeri.
Dalam menggeluti politik dalam negeri, kaum Muslimin wajib memperhatikan pelaksanaan pemerintahan dan meluruskannya jika terjadi penyimpangan. Artinya politik Islam harus merujuk pada politik dengan memaknai nilai-nilai normatif Islam. Politik Islam harus dibedakan dengan Islam. Islam adalah koktrin yang tidak dapat diragukan kebenarannya, sedangkan politik Islam lebih bersifat subjektif karena merupakan hasil interpretasi atau pemikiran seseorang sehingga sangat terpengaruh oleh kualifikasi dari pemikir.
B03509 | B-Politik PO MU | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain