Panglima Itam

Library of NasDem

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Historiografi Barat

Text

Historiografi Barat

Wahyu Iryana - Nama Orang;

Zaman pra sejarah adalah zaman belum mengenal tulisan, secara logika manusia sejarah yang berperadaban adalah manusia yang telah mengamalkan budaya tulis-menulis. Abad ke 4 SM ditemukan prasasti batu tulis di Kutai Kertanegara, menandakan manusia Nusantara sudah berperadaban. Menulis adalah sesuatu yang harus menjadi tradisi dikalangan akedemisi apalagi seorang sejarawan, menurut Sartono Kartodirdjo sang mbahnya sejarawan Indonesia syarat menjadi seorang sejarawan idealnya harus mampu menulis. Persis seperti Novel Tetralogi Pramoedya Ananta Toer tertulis bahwa dari semua kegiatan pribumi, ternyata yang dianggap mahkota kegiatan adalah jurnalistik. Dan barang tentu bukan jurnalistik sebagaimana dikenal oleh Eropa, tapi menulis di Koran atau Majalah dengan nama terpampang, baik nama benar, nama pena atau inisial. Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. Dan jurnalistik gaya Hindia merupakan perpaduan alamiah dari gerakan pribumi untuk kepemimpinan dan keabadian. Kita ada karena kita menulis tambah Kang Iip D Yahya.
Maka tidak mengherankan jika tulisan sarat dengan muatan terhadap keadaan riil yang terjadi di masyarakat, serta kritik terhadap sistem modernisme yang sering membuat orang menjadi sengsara. Advokasi yang paling ampuh adalah dengan media jurnalistik, karena lewat jurnalistik faham kesadaran sosial mudah menyebar kemana-mana. Sebab salah satu tujuan jurnalistik adalah Membangun Opini Publik . Sehingga keberadaannya sangat signifikan untuk menyebarkan faham kebhinekaan, dan membangun kritisisme menuju masyarakat yang berperadaban.


Ketersediaan
B03557B-Pendidikan & Kemanusiaan HI WATersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
B-Pendidikan & Kemanusiaan HI WA
Penerbit
Bandung : Humaniora., 2014
Deskripsi Fisik
264 Hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-778-246-7
Klasifikasi
B-Pendidikan & Kemanusiaan
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cetakan 1
Subjek
Buku Pendidikan & Kemanusiaan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Wahyu Iryana
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar



Klasifikasi Koleksi Buku Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Buku Digital Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Video Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan
  • Pidato Surya Paloh

Pencarian Spesifik