Text
Biografi Imam Malik: Kehidupan, Sikap dan Pendapatnya
Malik bin Anas merupakan salah satu Imam dari Imam empat madzhab. Kecerdasan dan kedalaman berpikirnya diakui oleh para ulama. Buku beliau yang mendasar dalam masalah fikih dan hadits adalah al-Muwattha’. Khalifah Harun ar-Rasyid pernah meminta kepada Malik bin Anas, supaya menggantungkan kitab al-Muwattha’ miliknya di dinding Ka’bah dan agar manusia mengamalkan isi dari kitab tersebut. tapi, Imam Malik menjawab dengan lembut dan penuh ketawadhu’an, “Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya para sahabat telah berikhtilaf (berbeda pendapat) dalam masalah furu’ dan mereka telah menyebar di berbagai negeri. Dan masing-masing mereka telah benar menurut ijtihad mereka.”
Ucapan beliau ini menjadi bukti bahwa beliau tidak mengklaim ijtihad-ijtihadnya dalam permasalahan furu’ adalah yang paling benar. Sebab, masing-masing wilayah memiliki latar belakang dan kasus yang berbeda-beda, sehingga tidak mungkin menjadikan fatwanya yang beliau keluarkan dijadikan sandaran untuk wilayah yang jauh dari tempat beliau tinggal.
Itulah sekelumit cuplikan tentang kecerdasan dan pengaruh Imam Malik bagi umat Islam. Buku kedua dari Serial Imam empat madzhab ini mengajak Anda untuk berkenalan langsung dengan seorang ulama besar; Imam Abu Abdillah Malik bin Anas rahimahullah.
Buku kedua ini menceritakan penggalan-penggalan hidup yang telah dilalui oleh Imam Malik, mulai dari kelahiran; nasab; kehidupan; kecerdasan; berbagai ujian yang menimpanya; ungkapan-ungkapan yang menggugah hati; dan sikap beliau terhadap pemerintahan Islam yang zhalim.
B04104 | B-Biografi BI AB | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain