Text
Timor Timur Menyerang Indonesia
Pilihan rakyat Timor Timur untuk memisahkan diri dari Indonesia pada 30 Agustus 1998 sudah final. Mereka memilih merdeka dan berdaulat.
Sebagian analisis sejarah menunjukkan bahwa kemerdekaan yang mereka raih adalah buah dari perjuangan bersenjatavdan diplomasi elit politik. Xanana Gusmao menjadi simbol dari perjuangan bersenjata (klandestein), sedangkan Ramos Horta dicatat sebagai pelobi dukungan masyarakat internasional. Militer dan aktivis politik dianggap sebagai jalan utama meraih kemerdekaan.
Penulis buku ini sangat kritis. Ia secara cekatan menangkap celah kelemahan analisis itu. Pasti ada elemen lain yang ikut andil besar perjuangan rakyat Timor Timur. Dan lewat penelusuran canggih lagi cermat, ia menemukan 'pejuang lain' itu: hacker activist-hacktivist! Mereka berjuang di dunia maya, lewat jalur internet yang lintas batas itu. Mereka memobilisasi teknologi sedemikian rupa sehingga, seperti bola salju, bergulirlah semajgat luar biasa untuj melawan kesewenang-wenang pemerintah Indonesia. Teknologi telah memungkinkan lahirnya revolusi baru!
B04237 | B-Politik TI HE | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain