Text
Ruh Al-ma'ani Jilid 5
Penyusunan kitab ini berangkat dari sebuah mimpi yang datang pada malam Jumat bulan Rajab 1252 H. Dalam mimpinya, al-Alusi diperintahkan oleh Allah SWT untuk melipat langit dan memperbaiki kerusakan-kerusakan yang ada padanya. Beliau seolah mengangkat satu tangan ke langit dan tangan yang lain ke bumi. Mimpi tersebut ditakwilkan sebagai isyarat untuk menulis sebuah kitab tafsir. Selanjutnya, metode yang digunakan oleh al-Alusi dalam menafsiri Al-Qur’an adalah dengan metode Tahlili, yaitu sebuah metode yang berusaha menganalisis berbagai dimensi yang terdapat pada ayat dan ditafsirkan dari segi bahasa, nasikh mansukh dan lain-lain. Terkait sumber penafsirannya, beliau memadukan antara riwayat (ma’tsur) dan ijtihad (ra’yu), sejauh dapat dipertanggungjawabkan akurasinya. Adapun sistematika penyusunannya, al-Alusi langsung menjelaskan kandungan makna ayat demi ayat yang ditafsirkan. Dalam menganalisis, terkadang beliau menyebutkan asbab al-nuzul terlebih dahulu dan terkadang langsung mengupas dari segi gramatikalnya lalu mengutip riwayat hadis atau qaul tabi’in. Al-Alusi seringkali mengutip pendapat para mufasir baik salaf maupun khalaf dan memilih pendapat yang dianggapnya tepat.
B04949 | B-Pendidikan & Kemanusiaan RU AL 5 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain