Panglima Itam

Library of NasDem

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Soeharto: Bagaimana Ia Bisa Melanggengkan Kekuasaan Selama 32 Tahun?

Text

Soeharto: Bagaimana Ia Bisa Melanggengkan Kekuasaan Selama 32 Tahun?

Peter Kasenda - Nama Orang;

Soeharto berhasil meyakinkan semua pihak bahwa ia bukan jenderal biasa. Ia terbukti mampu mengatasi berbagai komplikasi politik yang bermunculan menyusul peristiwa G30S. Dalam waktu singkat, ia pun berhasil menjinakkan semua lawan politik potensial, sehingga konsolidasi kekuasaan dapat segera diwujudkan. Karenanya, Soeharto bisa diterima semua pihak sebagai pemimpin baru pasca tragedi September 1965.

Namun, tak seorang pun menyangka Soeharto bakal jadi presiden Indonesia yang lama berkuasa. Baru kemudian disadari, masa jabatannya sudah jauh melampaui Presiden Soekarno, yang ia gantikan setelah lebih dulu memereteli kekuasaannya. Baru belakangan banyak yang terhenyak atas fakta bahwa pemerintahan Orde Baru ternyata salah satu rezim otoriter di dunia yang paling lama berkuasa.

Bagaimana Soeharto memperlakukan para jenderalnya agar mereka tetap setia? Langkah-langkah startegis apa yang ia ambil dalam masa akhir kekuasan, saat ia tak mampu lagi sepenuhnya mengendalikan militer? Bagaimana pula Soeharto bersama Golkar bisa memenangi pemilu sampai enam kali berturut-turut, sesuatu yang mustahil terjadi di era demokrasi kini?

Sejarawan Peter Kasenda menggali fakta-fakta sejarah yang belum pernah diungkap secara sistematis tentang berbagai strategi, metode, dan cara yang digunakan Soeharto demi melanggengkan kekuasaannya.

Peter Kasenda, belajar di Jurusan Perancis dan Sejarah Fakultas Sastra (sekarang Ilmu Pengetahuan Budaya) Universitas Indonesia. Tulisannya mengenai Soekarno, pertama kali dimuat pada koran Prioritas, Oktober 1986. Tulisannya mengenai Soekarno sudah mencapai 50 buah dan diterbitkan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris. Sekarang mengajar di Kampus Merah Putih – Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. (less)


Ketersediaan
B05801B-Biografi SO PETersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
B-Biografi SO PE
Penerbit
Indonesia : Kompas., 2013
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9789797097493
Klasifikasi
B-Biografi
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Buku Biografi
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar



Klasifikasi Koleksi Buku Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Buku Digital Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Video Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan
  • Pidato Surya Paloh

Pencarian Spesifik