Text
9 AsketismePolitik Kontribusi Surya Paloh Dalam Merestorasi Politik Di Indoneisa
Surya Paloh mendirikan Partai NasDem, bukan untuk kepentingan diri dan keluarganya. Tetapi menjadikan partai ini sebagai alat perjuangan untuk merestorasi Indonesia. Ia telah membuktikan ucapan dalam perilakunya. Tenyata, masih ada anak negeri yang mendedikasikan sisa hidupnya untuk meningkatkan harkat dan martabat bangsa
Pernyataan di pragraf terakhir di atas, bisa ditemukan di buku “9 Asketisme Politik Kontribusi Surya Paloh dalam Merestorasi Politik Indonesia” karya Moch Eksan. Buku setebal 202 halaman ini menceritakan betapa Surya Paloh merupakan sosok yang sederhana (asketis) dalam menjalani kehidupan politiknya meskipun posisinya ‘di atas angin’.
Di berbagai belahan dunia, dalam sepanjang peradaban, politik kerap mempertontonkan kekuasaan yang diwarnai keserakahan, kepura-puraan, tipu muslihat, pengkhianatan, kekerasan, politik uang, bahkan pertumpahan darah. Warna ini yang kemudian menjustifikasi poitik sebagai ‘barang’ kotor dan najis. Mau tak mau siapapun yang terjun ke dunia politik terimbas stigma negatif tersebut.
Sangat sulit menemukan politisi asketis (sederhana). Boleh jadi 1000:1 orang dari politisi yang ada. Banyak kasus korupsi yang menjerat politisi, termasuk pucuk pimpinan partai, pimpinan lembaga tinggi negara, dan sebagainya. Itu semua mengindikasikan betapa politik kerap diposisikan sebagai jembatan untuk meraih kekuasaan sekaligus materi.
Surya Paloh adalah politisi yang 1 tersebut, yang terbukti dua periode memimpin Partai NasDem sampai sekarang, tak pernah tergoda terhadap kursi kekuasaan negara yang rata-rata menjadi incaran semua politisi
Hal lain yang menunjukkan asketisme Surya Paloh adalah penerapan politik tanpa mahar dalam mengembangkan Partai NasDem. Dialah orang yang pertama kali mendeklarasikan partai politik dengan label tanpa mahar. Padahal kalau mau, uang mahar itu berseliweran saat pemilihan kepala daerah maupun Pemilu Legislatif.
Surya Paloh muncul sebagai "panglima" politik tanpa mahar sejak Pilkada serentak 2015. Partai NasDem yang dibidaninya membawa gagasan baru untuk melawan kelaziman politik. Bakal calon kepala daerah yang maju melalui partai ini, gratis tis. Sedikit pun tak dikenai biaya dalam mendapatkan surat rekomendasi. Pengurus partai di berbagai tingkatan diharamkan memungut biaya apa pun. Bagi yang nakal, sanksi berat di depan mata. Bakal calon yang mendapatkan surat rekomendasi adalah berdasarkan hasil survey yang trendnya bagus dan berpeluang besar menang.
Cibiran, cemoohan dan purbasangka banyak kalangan, bahwa politik tanpa mahar yang digembar-gemborkan Partai NasDem adalah sekadar pencitraan, akhirnya berbalik arah, menjadi pujian, meningkatkan kepercayaan dan memberi harapan baru
Tak mengejar jabatan dan berpolitik tanpa mahar merupakan dua dari 9 asketisme seorang Surya Paloh dalam mengarungi kehidupan ini.
B06182 | B-Politik 9A MO | Tersedia | |
B06181 | B-Politik 9A MO | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain