Text
Esai Politik tentang Habibie: Iptek dan Transformasi Kekuasaan
Selama ini ada beberapa pihak yang cenderung "meragukan" kapabilitas politik B. J. Habibie, Presiden Republik Indonesia Ketiga. Keputusan-keputusan yang diambil oleh saintis lulusan Jerman Barat ini sering ditanggapi oleh berbagai kalangan dengan nada yang beragam; ada yang sependapat, tetapi tidak sedikit pula yang berseberangan.
Dalam era reformasi sekarang ini, pendapat-pendapat tersebut sah-sah saja. Namun, kita tidak boleh menutup mata terhadap beberapa keputusan dan komitmen pemikirannya sebagai pemimpin yang mampu mengayomi seluruh rakyat Indonesia.
Pradigma semacam inilah yang melatarbelakangi dan ingin disampaikan oleh Fachry Ali, seorang pengamat politik, dalam tulisannya yang berjudul Esai Politik tentang Habibie: Iptek dan Transformasi Kekuasaan. Bukankah dalam pandangan orang awam, sosok B.J. Habibie lebih diidentikkan dengan kemajuan iptek ketimbang politikus? Padahal, kita harus objektif karena terobosan-terobosan yang dilakukannya sering mengejutkan dan membuat terperangah berbagai pihak yang meragukannya, termasuk pula neagarawan di luar negeri.
Wacana yang objektif dari seorang pengamat politik seperti ini diharapkan mampu memperkaya khazanah dan memberikan cakrawala baru bagi pembaca.
B00553 | B-Politik ES FA | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain