Text
Sebiji dari Tenggara : Biografi Bon Setitit - Mel kasil mel mehan umsak mu laar rat mufla o
Buku yang ditulis untuk dipersembahkan kepada almarhum ayah serta keluarganya oleh penulis ini, menceritakan dan menggambarkan almarhum Drs. Bonaventura Setitit atau yang akrab disapa Bon Setitit bukan hanya sebagai sosok seorang ayah yang dikaguminya, tetapi juga sebagai salah satu pemrakarsa lahirnya Kabupaten Maluku Tenggara. Gambaran kehidupan Bon Setitit di daerah Maluku bagian selatan (Kepulauan Kei) yang kemudian menjadi Maluku Tenggara, yang jauh dari hiruk pikuk kemewahan membentuk karakter almarhum sebagai seorang yang gigih berjuang walau dalam kesendirian saat menjalankan tugas sebagai pelajar di Makassar, bekerja di Merauke, Papua pada masa Hindia Belanda, dan bekerja sebagai Controleur di Saumlaki, Kepulauan Tanimbar setahun setelah kemerdekaan (1945), hingga setelah menyelesaikan studi dari Belanda dan bekerja di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta. Setelah 48 tahun kepergian ayahnya dan penulis purna tugas sebagai penerbang, ditambah pula dengan hal yang sangat istimewa, bagi penulis, tahun 2020 ini merupakan tahun yang penuh dengan berkat dan karunia, yaitu Tumbuk Ageng, dan dapat melampauinya dengan sehat. Puji dan syukur yang tidak terhingga atas limpahan rahmat dan bimbingan-Nya pada usia ke-64 ini. Buku ini juga mengupas & menjawab "Mosi Rakyat Kei" tahun 1947, dan keberatan karena "saya pasti gagal" apabila menjadi gubernur, yang dinyatakan Bon Setitit pada akhir tahun '60-an. Semoga kisah peziarahannya membawa manfaat bagi siapa saja. Sang Kembara yang mengembara sendirian pada abad yang lalu dalam mengarungi takdirnya, berpikir, memutuskan, dan menanggung sendiri segala risiko. Dengan demikian, belum ada padanan kata, dialah "Sang Sebiji dari Tenggara".
B06785 | B-Biografi SE ST | Tersedia | |
B06786 | B-Biografi SE ST | Tersedia | |
B06787 | B-Biografi SE ST | Tersedia | |
B06788 | B-Biografi SE ST | Tersedia | |
B06789 | B-Biografi SE ST | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain