Panglima Itam

Library of NasDem

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Konstelasi Paska-Bangsa: Esai- esai Politik

Text

Konstelasi Paska-Bangsa: Esai- esai Politik

Jurgen Habermas - Nama Orang; Yudi Santoso - Nama Orang;

Untuk bisa mengikuti argumen-argumen yang disajikan di buku Konstelasi Paska-Bangsa ini tidak mensyaratkan kita punya keahlian khusus di dalam teori-teori Habermas. Fakta dalam buku ini tentunya dapat menjelaskan fokus utama Habermas selama ini terhadap ‘basis-basis legitimasi’ proses-proses demokrasi. Ini juga melandasi perhatiannya yang tak tergoyahkan terhadap hubungan yang tidak stabil antara proses demokrasi dan ‘bangsa’, yang dipahaminya sebagai bentuk pra-politik kerja sama kolektif didasarkan pada kategori-kategori organik bahasa, sejarah bersama, dan budaya masyarakat.

Esai pertama di buku ini menganalisa aspek-aspek intelektual dari Vormärz (yaitu periode di sejarah bangsa Jerman dari tahun 1815 hingga gagalnya revolusi kaum republik di bulan Maret 1848). Esai kedua, ‘Tentang Penggunaan Sejarah oleh Publik’ berisi pembelaan kontroversial Habermas terhadap karya Daniel Goldagen, Hitler’s Willing Executioners. Tiga esai berikutnya mengaplikasikan pemikiran Habermas tentang Konstelasi Paska-Bangsa bagi situasi dunia konteporer. Esai ketiga, ‘Belajar dari Bencana?’. Esai keempat, ‘Konstelasi Paska-Bangsa dan Masa Depan Demokrasi ‘, yang merupakan esai inti dari buku ini, Esai kelima, ‘Catatan-catatan tentang Legitimasi melalui HAM’, menyediakan penyuaraan terbaik tentang argumen-argumen dasar di buku ini. Esai keenam, ‘Konsep-konsep tentang Modernitas’, menyediakan kajian ringkas dan menyeluruh Habermas tentang konsep rasionalitas dan rasio di dalam filsafat dan sosiologi modern. Esai ketujuh tentang Marcuse menegaskan posisi Habermas bahwa proyek rasionalitas yang melahirkan modernitas masih belum berakhir. Di esai terakhir Habermas mengangkat salah satu isu besar di masa depan yang akan menerpa kosmopolitanisme universal ini, yaitu etika dari pengkloningan manusia, memperlihatkan pandangan Habermas bahwa pada akhirnya, intuisi-intuisi moral kita tetap harus bisa terus bekerja sama dengan perubahan-perubahan teknologi.


Ketersediaan
B06887B-Politik KO JUTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
B-Politik KO JU
Penerbit
Yogyakarta : Kreasi Wacana., 2018
Deskripsi Fisik
290 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978 602 9020 77 9
Klasifikasi
B-Politik
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan 1, 2018
Subjek
Buku Politik
Info Detail Spesifik
Post-National Constellations: Political Essays
Pernyataan Tanggungjawab
Jurgen Habermas; (Penerjemah) Yudi Santoso
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar



Klasifikasi Koleksi Buku Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Buku Digital Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Video Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan
  • Pidato Surya Paloh

Pencarian Spesifik