Text
Jejak Seorang Diplomat: Otobiografi Nana Sutresna
Peran Nana Sutresna sebagai Sekretaris Jendral KTT GNB ke 10 sangat utama sehingga KTT GNB ke-10 tersebut berhasil baik sekali. Gerakan Non-Blok menjadi gerakan yang sangat berarti bagi para anggotanya dan bagi peraturan hubungan antarnegara di dunia.
Prof. Dr. Widjojo Nitisastro
Setelah ditempatkan di Jenewa selaku Ketua Delegasi RI ke Komite Pelucutan Senjata dengan gelar Duta Besar, Saudara Nana Sutresna diangkat menjadi Direktur Jendral Politik Departemen Luar Negeri RI. Pengangkatan itu memberi bukti atau kepercayaan terhadap kapabilitas Saudara Nana Sutresna disaat-saat kita sudah terbelit soal timor-timur dan masalah Kamboja.
Prof. Dr. Mochtar Kusuma-Atmadja
Bagi yang mengikuti perjalanan dan pengelolaan politik luar negeri kala itu, Nana boleh dibilang the real foreign minister. Kalau mau dikatakan kurang beruntung, karena lahir dan besar di Deplu ketika masih ada orang seperti MOchtar Kusuma-Atmadja dan ALi Alatas. Inilah dua nama yang tidak bisa ditembus oleh Nana untuk menduduki kursi menteri luar negeri.
Surya Paloh
B07246 | B-Biografi JE NA | Tersedia | |
B08538 | B-Biografi JE NA | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain