Text
Pertarungan Politik Hukum Negara & Politik Kebudayaan: Otonomisasi Desa Adat di Bali
Buku ini berasal dari naskah disertasi penulis berjudul “Dinamika Sosial Politik Desa Adat Kuta Bali dari Desa Adat ke Desa Pakraman dalam Perspektif Kajian Budaya”, yang telah penulis pertahankan di hadapan Panitia Penguji Program Doktor Kajian Budaya Universitas Udayana pada 6 April 2010. Tentu saja untuk kepentingan sebuah buku yang dapat dibaca oleh kalangan lebih luas, tidak seluruh materi naskah disertasi dapat disajikan di sini. Hanya dua bab sebagaimana dapat dibaca dalam buku ini, yakni Bab II dan III, yang berasal dari Bab V dan VI, yang dianggap penting diketahui oleh kalangan lebih luas, sedangkan BAB I (dalam buku ini) merupakan tulisan baru, yang dipesankan secara khusus kepada penulis oleh pihak penerbit. Dua bab tersebut dianggap dapat merepresentasikan adanya dinamika masyarakat adat Kuta yang unik dan sangat dinamis sebagaimana sejak awal diasumsikan demikian. Dalam menganalisis tema tersebut, vi dipergunakan disipilin ilmu sejarah dan ilmu hukum serta kajian budaya (cultural studies), karena pendekatan interdisipiliner seperti itu dianggap dapat menyingkap tabir yang membungkus fenomena budaya Desa Adat Kuta. Dinamika sosial politik Desa Adat Kuta akan semakin jelas terlihat apabila juga dilihat adanya pertarungan kepentingan politik lokal di Kuta dengan politik hukum Negara dalam perspektif historisnya. Inilah sebabnya mengapa sejumlah perundangan, peraturan pemerintah, Perda Desa Adat dan Perda Desa Pakraman juga diinterpretasi secara konstektual.
B07470 | B-Politik PE IW | Tersedia | |
B07473 | B-Politik PE IW | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain