Panglima Itam

Library of NasDem

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pagar-Pagar Tembok Diplomatika

Text

Pagar-Pagar Tembok Diplomatika

Tulus Warsito - Nama Orang;

Ketika masyarakat dunia merayakan pergantian tahun 2018 ke 2019, pegawai negeri Amerika Serikat (AS) sedang terancam, karena pertikaian antara Presiden Trump dan Kongres mengenai pembangunan kembali Tembok Perbatasan dengan Mexico. Sesuai dengan janji kampanyenya, Trump bersikeras untuk dapat memperbaharui Tembok Mexico dengan biaya sekitar AS$ 5 miliar. Sementara Kongres berkeberatan dengan besarnya ongkos itu mengingat cara lain untuk menanggulangi alasan ancaman versi Trump masih dimungkinkan sebagai alternatif.
Selain mahal dan kontroversial, proyek bentangan panjang perbatasan AS-Meksiko ini, merupakan salah satu dari 26 tembok dan pagar baru lainnya telah dipasang di perbatasan politik di seluruh dunia, dalam 23 tahun sejak jatuhnya Tembok Berlin. Tembok-tembok ini dibangun oleh rezim totaliter maupun demokrasi, termasuk India, Thailand, Israel, Afrika Selatan, dan Uni Eropa. Selalu, tembok penghalang itu dibenarkan untuk alasan keamanan—negara harus dilindungi dari teroris, kartel narkoba, pemberontak, atau pembom bunuh diri yang bersembunyi di sisi lain.
Buku ini disusun untuk dapat memahami lebih lanjut mengapa tembok-tembok pagar terus dibangun, sementara tembok-tembok yang lain diruntuhkan ataupun dikukuhkan sebagai contoh buruk dalam pelajaran sejarah. Benarkan batas fisik dengan julukan “Tembok” itu masih harus dipertahankan ketika sistem komunikasi manusia memasuki model “masyarakat 5.0” yang sumbunya bertengger di awan (cloud). Sebaliknya, dapatkah kita percaya jika masyarakat manusia tak lagi mengabdi kepada negara-bangsa, beralih dalam pelukan pemerintahan dunia (world government) atau dalam penaklukan ke-khilafah-an misalnya, dengan demikian terus secara serta merta tak ada lagi tembok-tembok monster yang kita kenali sekarang ini? Di lain sisi, dibangunnya tembok tidak secara langsung dapat menghilangkan ancaman narkoba, migrasi ilegal, melainkan justru mengentalkan pasar gelap atau penyelundupan.


Ketersediaan
B07557B-Politik PA TUTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
B-Politik PA TU
Penerbit
Indonesia : Ombak.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-258-534-3
Klasifikasi
B-Politik
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan 1
Subjek
Buku Politik
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar



Klasifikasi Koleksi Buku Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Buku Digital Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Video Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan
  • Pidato Surya Paloh

Pencarian Spesifik