Text
Implementasi Kebijakan Publik: Strategi Kebijakan untuk Meningkatkan Kualitas Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan
Isu tentang rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia memang sudah menjadi isu klasik. Kualitas sumber daya manusia Indonesia bahkan masih tertinggal jauh dari negara-negara tetangga. Pada tahun 2012, Indonesia menempati peringkat 121 dari 186 negara. Sementara itu, Singapura berada pada peringkat 18, Malaysia 64, Thailand 103, dan Filipina 114. Tentu saja, bangsa Indonesia tidak boleh berdiam diri dari keterpurukan kualitas sumber daya manusia tersebut. Jika melihat fakta potensi yang ada, sebetulnya Indonesia serba mungkin untuk maju, tinggal kesungguhan dari pemerintah dan komitmen yang tinggi dari semua rakyat Indonesia.
Menggali akar permasalahan pendidikan di Indonesia, memang tidaklah mudah. Sebab, semuanya saling terkait antara berbagai hal, mulai dari sistem pendidikan, anggaran, kualitas guru, sarana, manajemen, kurikulum sampai kepada kebijakan pemerintah dalam pendidikan. Lahirnya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 menjadi salah satu respon pemerintah dalam rangka memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. Namun begitu, kebijakan pemerintah tersebut nyatanya belum sepenuhnya mampu meningkatkan kompetensi lulusan peserta didik.
Secara garis besar, letak masalah belum tercapainya tujuan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, ada pada implementasi kebijakan yang belum terlaksana secara maksimal. Inilah persoalan pokok yang akan dikupas tuntas dalam buku ini. Secara runut dan detail, buku ini akan mengurai lebih jauh apa saja faktor yang menghambat keberhasilan implementasi kebijakan pendidikan di lapangan. Tidak ketinggalan, dalam buku ini juga akan dipaparkan strategi-strategi yang dapat dijadikan solusi implementasi kebijakan pendidikan tersebut.
B07816 | B-Kebijakan Publik IM MA | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain