Text
Negara Marxis dan Revolusi Poletariat
Penelitian ini membahas tentang negara Marxis dan Revolusi Proletariat, dengan menganalisis ajaran Marxis tentang negara dan tugas-tugas proletariat di dalam revolusi sosial. Penelitian diawali dengan menganalisis gagasan dasar pemikiran Marx yang meliputi; latar historis pemikiran Marx, filsafat dasar aliran materialisme, peta pemikiran materialisme dialektika dan materialisme historis, kritik ekonomi politik, perjuangan kelas dan doktrin sosialisme-komunisme. Karl Marx dalam Das Kapital menguraikan bagaimana proses produksi kapital; reproduksi dan sirkulasi seluruh kapital masyarakat; serta menguraikan proses produksi kapital dalam keseluruhannya dengan mengungkapkan kontradiksi-kontradiksi ekonomi didalamnya. Das Kapital tidak secara eksplisit memaparkan dasar teoretik negara, tetapi Marx dalam karya tersebut telah memberikan dasar yang sangat penting tentang kritik ekonomi politik dan konsep sejarah perkembangan masyarakat yang dipengaruhi oleh proses produksi kapital. Selanjutnya penulis menganalisis ajaran Marx tentang negara dan tugas proletariat di dalam revolusi sosial. Diawali dari uraian tentang konsepsi Ideologi Marx, Konsepsi Negara Hegel, Marxis dan Engels. Negara adalah dominasi kelas berkuasa, maka untuk menciptakan tatanan sosialisme dibutuhkan peranan revolusioner proletariat dalam sejarah, dan puncak perjuangan kelas ini adalah diktatur proletariat untuk mempertahankan masyarakat sosialis. Kemudian bagaimana konsepsi revolusi sosialisme dalam proses perubahan sosial masyarakat. Konsepsi tentang filsafat proletariat dalam tugasnya mendorong revolusi sosial memberikan dasar penting, dan menjadi jalan penghubung kepada Teori Negara Marxis. Penelitian ini berusaha menjawab rumusan masalah: bagaimana konsep pemikiran karl marx tentang negara dan revolusi sosial dan bagaimana tugastugas proletariat di dalam revolusi sosial. Studi dalam tesis ini dengan mendasarkan pada penelitian kepustakaan baik literatur primer ataupun literatur sekunder. Studi ini menggunakan pendekatan metode hermeneutis-interpretatif. Metode interpretasi digunakan untuk menyingkap arti, yaitu membuka atau menyingkap esensi realitas obyek penelitian. Pendekatan kritis-filosofis dan heuristika diharapkan akan menemukan pemahaman baru terhadap dimensi pemikiran filsafat sosial dan politik tentang negara dan revolusi sosial menurut Karl Marx. Hipotesis dari penelitian ini adalah bahwa perjuangan kelas proletariat dalam menjalankan tugas revolusioner memiliki peran penting dalam membentuk konsepsi negara Marx. Teori negara Marxis intinya bahwa negara adalah alat dari sebuah kelas yang berkuasa demi kepentingan kelas-kelas atas. Bahwa terbentuknya negara dideterminasi secara dialektis dalam proses sejarah pertentangan kelas dalam masyarakat.
B07916 | B-Politik NE NU | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain