Panglima Itam

Library of NasDem

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Islam in Contention: Rethinking Islam and State in Indonesia

Text

Islam in Contention: Rethinking Islam and State in Indonesia

dkk - Nama Orang; Ota atsushi - Nama Orang;

Islam di Indonesia memang punya pesona tersendiri yang berbeda dari Islam di belahan dunia mana pun. Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia tidak menjadi negara Islam. Dengan pergumulan yang panjang, Indonesia mampu mendamaikan antara keislaman dan keindonesiaan.

Meski Islam Indonesia punya pengalaman dalam pergumulan politik, wajah utama Islam Indonesia bukanlah wajah politik, melainkan lebih sebagai Islam kultural. Jika Islam politik lebih berkaitan dengan kekuasaan, struktural, dan simbolik, Islam kultural lebih menekankan pada budaya dan substansi. Hal inilah yang memungkinkan wajah Islam di Indonesia tampak lebih moderat dibandingkan dengan Islam di belahan dunia yang lain.

Selain itu, Islam Indonesia bukanlah Islam yang monolitik. Meski ada arus utama Islam, varian-varian gerakan Islam Indonesia sangat variatif, baik dari segi isu maupun model gerakannya. Nah, buku berjudul Islam in Contention ini menampilkan berbagai variasi isu dan gerakan Islam, terutama dengan munculnya kelompok-kelompok Islam baru.

Sebagaimana dikemukakan editornya dalam pendahuluan, setidaknya ada tiga hal penting yang menandai perkembangan Islam di Indonesia satu dasawarsa terakhir yang menjadi titik tolak buku ini. Pertama, terjadinya Islamisasi hampir dalam seluruh sektor kehidupan masyarakat; kedua, semakin melemahnya kekuatan Islam politik; dan ketiga, semakin intensifnya konflik sosial berbasis agama.

Proses Islamisasi sosial sebenarnya terjadi sejak 1970-an dan mengalami akselerasi pada 1990-an. Pada masa itu, proses Islamisasi lebih bertujuan untuk memperkuat penguasa politik Orde Baru. Islam sebagai kekuatan kultural diberi ruang berkembang, tapi Islam sebagai kekuatan politik tetap dikontrol sedemikian rupa. Proses Islamisasi itu semakin menguat pada akhir kekuasaan Orde Baru dan terus terjadi setelah era reformasi. Proses Islamisasi itu terjadi baik pada regulasi, birokrasi, maupun pada level kehidupan masyarakat.


Ketersediaan
B07994B-Pendidikan & Kemanusiaan IS OTTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
B-Pendidikan & Kemanusiaan IS OT
Penerbit
Jakarta : The Wahid Institute., 2010
Deskripsi Fisik
468 hlm.
Bahasa
English
ISBN/ISSN
9786029529531
Klasifikasi
B-Pendidikan & Kemanusiaan
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan 1
Subjek
Buku Pendidikan & Kemanusiaan
Info Detail Spesifik
Soft Cover
Pernyataan Tanggungjawab
Ota atsushi
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar



Klasifikasi Koleksi Buku Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Buku Digital Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan



Klasifikasi Koleksi Video Perpustakaan

Perpustakaan ini menggambarkan concern NasDem tentang pentingnya kajian akademis di bidang politik,
kepemimpinan, kebijakan publik, pendidikan dan kemanusiaan.

  • Biografi
  • Politik
  • Leadership
  • Kebijakan Publik
  • Pendidikan & Kemanusiaan
  • Pidato Surya Paloh

Pencarian Spesifik