Text
Soekarno: Kuantar Ke Gerbang
Inggit Ganarsih adalah seorang perempuan yang menjadi istri seorang patriot yaitu, Ir. Soekarno. Beliau memiliki umur 13 tahun lebih tua dari Bung Karno. Biarpun umurnya jauh lebih tua, Bung Karno menganggap Inggit sosok Ibu, Kekasih, dan Kawan baginya. Kisah keduanya tercatat disetiap langkah yang mereka tempuh berdua. Jika Bung Karno diibaratkan nyala api, maka Inggit Ganarsih adalah kayu bakarnya. Inggit menghapus keringat ketika Soekarno kelelahan, Inggit menghibur ketika Soekarno kesepian atau membutuhkan dorongan darinya.
Ketabahan dan kesabaran Inggit diuji ketika Bung Karno ditangkap dan dipenjarakan di Banceuy Bandung. Inggit tetap setia, dan rajin mengunjunginya, membawakannya makanan, dan sebagainya. Ketika kemiskinan dan kekurangan mendera, Inggit hanya bisa menjual bedak, manjadi agen sabun cuci, membuat dan menjual rokok hingga menjahit pakaian dan kutang. Itu semua demi untuk suami tercintanya.
Kegigihan Inggit mencari nafkah, membuat Bung Karno sedih dan merasa gagal menjadi kepala keluarga yang baik. Dengan tekad yang kuat, Bung Karno berusaha agar bisa bebas dari penjara Banceuy. Untuk itu, beliau menyusun naskah pembelaannya dan sang istri, Inggit membantunya dengan berani. Lalu pada tanggal 18 Agustus 1930 naskah pembelaan yang disusun dengan usaha keras Inggit dibacakan di Landraad Bandung dengan judul "Indonesia Menggugat"
B08029 | B-Biografi SO RA | Tersedia | |
B09523 | B-Biografi SO RA | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain