Text
Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat
Pembangunan jelas bukan sekedar perkara teknis-ekonomis; mengintroduksi dan mengimplementasikan proyek-proyek fisik atau mengucurkan subsidi. Pengaaman tiga dasawarsa lebih yang lalu (1966-1998) mengajarkan betapa pembangunan merupakan proses yang amat berurusan dengan harkat martabat manusia. Ditangan rezim Orde Baru, Pembangunan justru menunjukkan wajahnya yang eksploitatif dan monopolistik hampir diseluruh kehidupan bangsa ini. Atas nama pembangunan, rezim tersebut tampak leluasa berlaku tidak adil, tidak demokratis dan memusuhi siapa saja yang dianggap menghalangi kehendaknya. Alhasil, masyarakatpun hidup dengan dicekam ketakutan dan penderitaan. Belajar dari kebangkrutan moral dan legitimasi rezim semacam itulah, usaha pembangunan masyarakat yang mengandung relevansi emensipatoris hanya dapat dilakukan jika tidak memasukkan upayana pemberdayaan masyarakat. Bukan saja memerangi kemiskinan dan kesenjangan, tetapi juga memungkinkan masyarakat untuk menjadi lebih aktif, penuh inisiatif dan mandiri menuju Indonesia Baru
B08380 | B-Pendidikan & Kemanusiaan PE SU | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain