Text
Kerugian Bangsa Akibat Lumpur Di Sidoarjo
Sementara ini masyarakat menganggap bahwa permasalahan Semburan lumpur sebagai masalah bisnis murni yang berkaitan dengan geologi, khususnya perminyakan. Penilai tersebut benar adanya. Namun ternyata, lewat pengamatan terhadap AKIBAT-nya selama setahun penuh, masalah teknik (geologi maupun bisnis murni) hanyalah 20% dari permasalahan. Begitu kalau dilihat dengan kacamata Pembukaan UUD.
Yang 80% selebihnya ditimbulkan oleh manusia. Untuk menyelesaikan soal ini persepsi manusia Indonesia terhadap segala hal harus dibenahi. Baik persepsi terhadap negara, terhadap ilmu pengetahuan, terhadap manusia lainnya, terhadap alam semesta dan Tuhan. Amat khusus, persepsi terhadap arti kerugian Aneh, mungkinkah karena saking kayanya, bangsa ini tak pernah merasa rugi, untung terus ? Rekayasa Belandakah agar bisa mengeruk kekayaan Indonesia sampai puas, yang inlander dibuat tidak merasa rugi sedangkan para ambtenaar dibuat selalu merasa untung . Bangsa ini kini menuai badai, negri hancur pun tidak ada yang rugi. Itulah intisari dari buku, yang ingin mencerahkan warga bangsa mulai dari "merasa rugi". Rugi dalam value maupun price. Dalam konteks itu, perdebatan para ilmuwan selama ini tidak bermanfaat. Posisi ilmuwan dalam konteks keseluruhan permasalahan, inilah yang didiskusikan dalam buku ini.
B09220 | B-Pendidikan & Kemanusiaan KE RO | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain