Text
Media Dan Konflik Ambon
Konflik berlatar agama di Ambon diperburuk orang-orang yang bersembunyi di balik pena dan mikropon untuk memanaskan situasi. Ada media yang mula-mula plural dan mengedepankan akal sehat, tapi terdesak keadaan sehingga sulit mempertahankan indpendensinya. Ada juga media yang memang sejak semula berniat partisan. tetapi kebanyakan media terkesan berpihak hanya karena kurang terlatih mengelola informasi di tengah konflik.. Buku ini memotret koran dan radio lokal di Ambon. Bagaimana peran mereka dalam konflik Ambon 199-2002? Bagaimana sulitnya mereka untuk terus bersikap imparsial dalam konflik yang mengeras dan segretatif.
Sebuah peristiwa buruk yang menewaskan ribuan orang dan catatan agar awak media tidak mengulangi peran yang sama dimasa mendatang
B09774 | B-Pendidikan & Kemanusiaan ME ER | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain