Text
Pertempuran Surabaya November 1945
"It's a tragedy, I was very upset about the battle of Soerabaja," komentar Laksamana Louis Mountbatten tentang pertempuran di Surabaya bulan November 1945. Tidak kurang dari 20.000 prajurit serta kavaleri Inggris didaratkan dengan dukungan seluruh kekuatan darat, laut, dan udara untuk melakukan operasi militer "menghukum" Surabaya.
Tantangan tersebut dijawab rakyat Surabaya dengan tidak bersedia menyerah untuk membuktikan diri sebagai patriot, sekaligur mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus tiga bulan sebelumnya. Dengan aneka macam senjata, mereka bertekad mempertahankan Surabaya dengan semangat Merdeka atau Mati.
Des Alwi selaku saksi mata melaporkan langsung jalannya pertempuran di Surabaya, sekaligus berusaha menjawab misteri yang masih tersisa hingga sekarang, antara lain:
- Siapa yang memberi otorisasi kepada Letnan Jenderal Philip Christison untuk melancarkan operasi militer "balas dendam"?
- Siapa yang membunuh Brigadir Jenderal Mallaby?
- Mengapa pesawat terbang Brigadir Jenderal Robert Loder-Symonds bisa ditembak jatuh?
- Bagaimana sikap Menteri Pertahanan ad interoim Dr. Moestopo?
- Kiprah Djenderal Mayor Soemarsono, reaksi Kolonel Soengkono, pidato Bung Tomo, dan sepak terjang Moh. Jasin selaku Komandan Polisi Istimewa selama pertempuran berlangsung.
B09978 | B-Pendidikan & Kemanusiaan PE DE | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain