Text
Jalan Dagang & Jalan Perang: Pengantar Sejarah Hidup Panglima Itam
Berkat ceramah dan kisah sejarah yang dituturkan para ulama dan seniman di lapangan-lapangan terbuka di Aceh, kisah Panglima Itam yang berkontribusi dalam perkembangan Aceh, terutama di sekitar masa perang melawan kolonial, akhirnya dikenal luas. Saat masih seusia sekolah dasar, penulis sering mendengar kisah-kisah Panglima Itam dari Syekh Idris Krueng Raya, Cut Nyak Fatimah, Adnan Pmtoh, dan Tengku Ismail Rasyid. Kisahnya diceritakan dan menyebar di Lapangan Umum Lueng Putu, Lapangan Beureuneun, Lapangan Teupin Raya Blangmalu, dan tempat-tempat publik lainnya. Ini menjadi pengalaman yang memberikan kesan tersendiri bagi pendengarnya, seperti penulis yang rela menempuh jalan hingga delapan kilometer untuk mendengar kisah-kisah masa lalu Aceh itu. Kisah Panglima Itam juga menjadi cerita pengantar tidur yang dituturkan nenek penulis, dan tampaknya sosok Panglima Itam sangat melekat dalam benaknya.
B10059 | B-Pendidikan & Kemanusiaan | Tersedia | |
B10060 | B-Pendidikan & Kemanusiaan | Tersedia | |
B10061 | B-Pendidikan & Kemanusiaan | Tersedia | |
B10062 | B-Pendidikan & Kemanusiaan | Tersedia | |
B10063 | B-Pendidikan & Kemanusiaan | Tersedia | |
B10064 | B-Pendidikan & Kemanusiaan | Tersedia | |
B10065 | B-Pendidikan & Kemanusiaan | Tersedia | |
B10066 | B-Pendidikan & Kemanusiaan | Tersedia | |
B10067 | B-Pendidikan & Kemanusiaan | Tersedia | |
B10068 | B-Pendidikan & Kemanusiaan | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain